Karya · 2026 · client work · jasa titip jual

TitipTech

Platform titip jual untuk gadget bekas

Produk, desain, engineering · harsa, 2026

transaksi sehari, dibatasi dengan sengaja

admin, seluruh operasi dalam satu layar

sengketa menggantung: gerbang validasi

Scrollharsa · case study

TitipTech adalah jasa titip jual gadget bekas di Bandung. Penjual menitipkan barang, admin bernama memverifikasi tiap orang, duduk di tiap chat transaksi, dan menahan uang sampai pembeli konfirmasi. Harsa mendesain dan membangun seluruh layanannya, lalu bertahan mengoperasikannya bersama founder.

Jaminan, bukan kemudahan

Pesaing terbagi dua kubu yang sama-sama meleset. Facebook Marketplace dan OLX bergerak cepat tanpa verifikasi apa pun. Tokopedia dan Shopee memegang uang tanpa pernah mengenal namamu. Rekber komunitas mengenal namamu tapi mencatat di kepala, tersebar di Telegram dan Discord tanpa reputasi yang terbawa.

TitipTech menolak pilihan itu. Ia jasa titip jual yang kebetulan berjalan lewat aplikasi: platform mengambil alih listing, verifikasi, dan pengurusan uang, lalu menaruh manusia bernama di setiap transaksi untuk menjawab hasilnya. Itulah seluruh argumen produk ini: kepercayaan yang punya nama dan rekam waktu. Setiap layar di bawah adalah argumen itu yang sudah ditata.

Lembar fakta

Klien
TitipTech
Tahun
2026
Cakupan
Produk, desain, engineering
Model
Konsinyasi digital · fee listing
Luncur
Bandung Raya · khusus tech & gadget
Status
Beroperasi di Bandung Raya · kapasitas dibatasi

Feed yang menjual kepercayaan, bukan gadget

Tak ada yang tayang sebelum dibaca manusia. Admin menyetujui, menyunting, atau menolak setiap listing, menulis ulang judul generik dan mengembalikan foto buram dengan catatan spesifik, sehingga masonry tak pernah menunjukkan keramaian pasar terbuka. Dua kolom, kartu rapi, tanpa ribut: ketenangannya memang disengaja.

Tiap angka di kartu jujur karena aturan. View disembunyikan di bawah lima, lalu tampil ringkas (1,2rb, bukan ketepatan palsu), didedup per sesi per hari dan ditulis ke database tiap lima menit. Like berfungsi ganda sebagai bukti sosial dan sinyal rekomendasi masa depan. Dan seluruh feed bisa dijelajahi tanpa akun, karena matematikanya lugas: pengunjung yang tak bisa melihat-lihat akan pergi. Obrolan pertama dalam lima menit, atau feed-nya gagal.

titip.techMasuk
SemuaHPLaptopAudioKamera
Grade A

Pixel 7 · Like New

Rp2.650.000

Seller Terverifikasi

3 47Penjual

Grade B

ThinkPad T14 Gen 2

Rp4.500.000

Seller Terverifikasi

7 89Penjual

Grade A

iPhone 12 128GB

Rp5.200.000

Seller Terverifikasi

23 312Penjual

Grade A

AirPods Pro Gen 2

Rp1.850.000

Seller Terverifikasi

11 156Penjual

Grade A

Canon EOS R5 Body

Rp18.200.000

Seller Terverifikasi

18 203Penjual

Grade B

Keychron K2 · Modded

Rp950.000

Seller Terverifikasi

5 64Penjual

Gambar 01 · Rekreasi · feed publik. Masonry dua kolom, lencana verifikasi, angka view dan like yang hidup.
Tata letak
Masonry, 2 kolom
Gerbang
Review admin sebelum tayang
View
Disembunyikan <5 · format 1,2rb
Login
Tak perlu untuk melihat-lihat

Listing yang mengupayakan pertemuan

Halaman detail adalah tempat pembeli hati-hati memutuskan, jadi ia bertingkah seperti dosier, bukan poster. Grade kondisi (Grade A, Grade B), grid spesifikasi terstruktur, tiap sudut difoto. Di sampingnya ada kartu kepercayaan: lencana verifikasi, jumlah transaksi, skor platform. Persentase baru muncul setelah sepuluh transaksi selesai; di bawah itu, angka absolut. Skor tiga transaksi belum pantas bertanda persen.

Aksi utamanya adalah percakapan, digerbangi dengan kata lugas (daftar untuk mulai mengobrol), dan di ponsel menempel dalam jangkauan jempol, dengan jalur eskalasi WhatsApp buat deal yang membesar. Listing terjual mengatakannya satu baris lalu mengunci obrolan. Semua di halaman bisa diperiksa, dan tak ada yang merengek.

Kartu percaya
Lencana · N transaksi · skor ≥10
Grade
Grade A / B, difoto
CTA
Ngobrol dulu, daftar untuk bicara
Terjual
Satu baris · kanal terkunci
1 / 5

ThinkPad T14 Gen 2 · Ryzen 5

Rp4.500.000

Grade B· Bandung ·Nego

89 kali dilihat 7

P

Penjual · Bandung

Seller Terverifikasi12 transaksi · 0 sengketa
KondisiGrade B, lecet kecil di lid
KelengkapanCharger + sleeve
Storage512GB · 16GB RAM
LokasiBandung
Tanya / Nego Sekarang
Gambar 02 · Rekreasi · detail listing. Grade, grid spesifikasi, kartu kepercayaan, dan satu ajakan jujur.

Pixel 7 · Like New

Rp2.650.000 · 3 peserta

Rekber: Didanai

Percakapan dibuka · Admin membuat Rekber REK-2026-00891

A

Admin

Hai, saya admin dari TitipTech. Silakan tanya apa saja tentang Pixel 7 ini.

09.41

P

Pembeli

Baterai health berapa? Ada minus apa selain yang di deskripsi?

09.44

P

Penjual

Health 87%, minus cuma lecet halus di frame. Saya kirim foto close-up ya.

09.47

2,65 juta deal ya? Saya pakai rekber.

09.52

Rekber: Didanai · menunggu pengiriman penjual

Pakai RekberCOD BandungUpload Bukti
Ketik pesan…
Gambar 03 · Rekreasi · kanal tiga pihak. Seorang penjual menitipkan Pixel 7, seorang pembeli bertanya, admin memegang tengah.

Obrolan tiga arah dengan manusia di dalamnya

Pembeli, penjual, dan admin berbagi satu kanal per transaksi, dan admin tiba duluan dengan nama dan sapaan dalam bahasa pembeli. Sapaan itu adalah produknya. Kebanyakan marketplace hanya menjual kata kepercayaan di materi marketing; yang ini mendudukkan penjaminnya di meja dan membiarkan pembeli menyaksikannya bekerja: menjawab pertanyaan teknis yang terlewat penjual, mencairkan nego yang macet, mencatat tiap langkah.

Di bawahnya, obrolan ini sengaja tak mewah: pesan mengecek tiap detik saat ruang hidup dan tiap lima detik saat sepi, dengan penanda mengetik, karena bujet solo founder mengalahkan teknologi realtime mahal sampai volume berkata lain. Aksi cepat mendorong deal maju (pakai rekber, sepakat COD, unggah bukti), dan kanal terkunci saat listing terjual. Penjual diam 48 jam, admin boleh putus sepihak, karena diam pun data.

Pihak
Pembeli · penjual · admin bernama
Transport
Polling 1 dtk aktif / 5 dtk sepi
Aturan diam
48 jam → admin memutus
Kunci
Saat terjual / diarsip

Rekber dicatat seperti uang itu nyata

Uang bergerak dengan tangan: transfer ke rekening admin, diverifikasi manusia. Di volume ini orang mengalahkan payment gateway dalam biaya maupun pertimbangan. Tugas sistem lebih kecil dan lebih ketat: membuat tiap langkah terlihat, agar tak ada yang hilang diam-diam. Catatannya antirusak. Tak ada yang bisa mengubahnya; koreksi masuk sebagai entri baru dengan catatan lengkap siapa melakukan apa.

Susuri statusnya. Masing-masing adalah layar, tanggung jawab, dan stempel waktu.

02 / 06

Didanai

Pembeli transfer ke admin. Dana ditahan, penjual mengirim, dan linimasa mulai mengawasi kedua pihak.

  • Pembeli dan penjual memilih rekber atau COD di chat; admin mencatat pilihannya.
  • Bukti (foto, video) hanya bisa diunggah selama sengketa terbuka.
  • Testimoni hanya terbuka untuk pembeli, hanya setelah dana cair.

Satu dashboard, tidak ada yang perlu diburu

Seluruh layanan berjalan di satu operator dengan hari fleksibel enam belas jam, maka tugas pertama software adalah menjaga perhatiannya. Satu layar: listing menunggu review, chat perlu dibalas, rekber macet di Didanai, satu aplikasi penjual baru. Pagi milik admin, yang menyapu bersih sebelum tengah hari, nol tertunda dan nol mendesak, dan melihat sebulan sekilas: delapan deal, Rp22 juta bergerak, Rp440 ribu fee, nol sengketa.

Semua yang repetitif datang setengah jadi: formulir rekber terisi dari listing dan chat, metrik penjual menunjukkan view dan chat per listing, waktu respons terlacak terhadap target internal dua jam. Target desainnya tiga puluh menit aktif per transaksi ujung ke ujung, dengan SOP tertulis agar admin kedua bisa masuk saat volume menghasilkannya. Hormati operatornya, operasinya ikut skala; sembah automasi, kepercayaannya tidak.

Admin DashboardMuat Ulang

Selamat pagi, Admin

4

Listing Pending

Perlu review

3

Chat Aktif

2 butuh respons

1

Rekber Didanai

Tindak lanjut kirim

1

Verifikasi Baru

Aplikasi seller

Pixel 7 · penjual

Menunggu review

iPhone 12 · penjual

Revisi deskripsi

REK-2026-00891

Didanai · ping penjual

Bulan ini: 8 transaksi · omzet Rp22 jt · fee Rp440 rb · 0 sengketa

Gambar 04 · Rekreasi · satu layar admin. Empat antrean, sekali pandang, keputusan sebelum tengah hari.
Antrean
Listing · chat · rekber · penjual
Target
≤30 menit aktif per deal
Kapasitas
20 deal/hari, satu operator
SLA balas
≤2 jam di jam aktif

Begini deal bergerak

Empat persona, diikuti melewati produk.

Penjual sesekali

Pixel 7 · listing pertama

Naik ke ponsel baru selagi yang lama masih mulus, plus laci penuh gadget pensiun, dan saran teman: kirim foto saja, sisanya diurus. Aplikasi penjual disetujui semalam, listing tayang setelah judul dipoles admin, 47 view tiga hari. Pembeli menawar Rp2,8 juta ke Rp2,65 juta di kanal, rekber, kurir, dana cair.

Pembeli hati-hati

ThinkPad T14, lalu keyboard

Pembeli butuh laptop skripsi Rp5 juta dan tak percaya listing marketplace besar. Ia menemukan ThinkPad Grade B dengan 89 view dan 7 like, bertanya baterai dan lecet lid, dapat foto close-up, nego ke Rp4,5 juta. Lalu ia membeli keyboard dengan dua saklar mati. Sengketa, mediasi, refund sebagian tiga hari.

Admin

Satu layar, hari fleksibel

Admin membuka dashboard: empat review listing, dua chat, satu rekber Didanai, satu aplikasi penjual. Menyetujui dua listing, menyunting satu judul, menolak satu set buram dengan catatan spesifik. Menyenggol penjual lambat, memverifikasi transfer, melihat antrean nol sebelum tengah hari.

Keputusan, tercatat

Enam keputusan yang membentuk semuanya di atas. Tiap satunya ada harganya.

D.01

Jaminan di atas kemudahan

Melawan FB Marketplace (cepat, tanpa verifikasi), raksasa (pegang uang, tak kenal siapa-siapa), dan rekber komunitas (kenal semuanya, tak berskala): platform mengambil alih verifikasi, kurasi, dan pengurusan uang. Lebih mahal per deal daripada formulir listing. Sebanding karena orang-orang berlaci hanya bergerak demi jaminan.

D.02

Manusia di dalam lingkaran, by design

Bukan manusia karena automasi gagal. Manusia dulu, automasi kemudian, pola Uber awal: bangun lapisan kepercayaan dengan orang, lalu otomatiskan yang tak pernah butuh kepercayaan. Pengecekan pesan sederhana ganti server realtime mahal, transfer manual ganti payment gateway, antrean review ganti filter. Tiap langkah manual punya angka dan momen otomasi yang sudah direncanakan.

D.03

Dua puluh deal sehari, dibatasi

Kapasitas adalah fitur. Batasnya memaksa pembuktian proses sebelum tumbuh: validasi butuh lima deal bersih dan dua penjual berulang, bukan kurva hoki. Dashboard penuh di angka dua puluh mengajari lebih banyak daripada dashboard kosong di angka dua ratus.

D.04

Gratis tiga bulan, lalu data yang bicara

Tak ada yang membayar nilai yang belum terbukti, jadi fee listing gratis dulu. Lalu pilihan antara fee listing, success fee, dan langganan reseller diputuskan dari kemauan bayar yang nyata. Harga menunggu data nyata.

D.05

Angka absolut sampai sepuluh

Skor kepercayaan tampil persen hanya setelah sepuluh transaksi selesai; sebelumnya, angka polos. Sengketa dilacak sebagai angka absolut, bukan laju. Di volume kecil satu kasus terbaca seperti bencana bila berbaju persen. Angka kecil, dinyatakan kecil.

D.06

Penolakan yang mengajari

Aplikasi penjual yang ditolak mencantumkan alasan tepat (KTP buram, nomor tak cocok, akun medsos tiga postingan) plus cara memperbaiki tiap satunya. Listing yang dua kali ditolak dapat templat deskripsi ideal. Selektivitas menjaga kualitas, dan alasan yang spesifik membuat penjual yang ditolak mau mencoba lagi, sehingga ketegasan menjadi iklan platform.

Beroperasi di Bandung Raya

Status

TitipTech berjalan hari ini di Bandung Raya dengan batas sengaja dipasang: kepercayaan dan proses dibuktikan dulu sebelum geografi membesar. Rating dan testimoni duluan, momen ketika kepercayaan platform berubah dari teori menjadi sesuatu yang bisa dibaca orang asing. Lalu taruhan tumbuh yang sudah disiapkan: listing “Saya Mencari” yang dimulai dari permintaan, lencana penjual terverifikasi yang bisa dibagikan sehingga reputasi menjadi akuisisi, dan ekspansi multi-kota di Jawa Barat.

Taruhan panjangnya tak bergerak: satu cara tepercaya untuk dagang second di Indonesia, satu laci dalam satu waktu.

Punya produk yang butuh perawatan seperti ini? Mulai percakapan.

Kembali ke semua karya