Karya · 2026 · flagship

No. 01, internal

Alyn

Platform komunikasi profesional untuk tim Indonesia

Produk internal · dipikirkan, didesain, dan dibangun oleh harsa

Scrollharsa · studi kasus

Alyn adalah produk harsa sendiri: satu Space bersama per proyek tempat chat, daftar tugas, dan dokumen hidup bersama. Tim kantor menjalankan kerja klien di atasnya dari ponsel, dan tamu memantau progres lewat tautan tanpa daftar. Kami menjalankan studio di atasnya tiap hari.

Konteksnya hilang

Sembilan puluh persen profesional Indonesia kehilangan konteks kerja setiap hari. Revisi klien mendarat di grup chat lalu mati di sana. Revisi yang sama datang lagi via email. Versi ketiga muncul di rapat. Tiga bulan kemudian tak ada yang bisa bilang siapa menyetujui apa. Angka di baliknya: sekitar 29 jam sebulan di WhatsApp, per orang, untuk kerja.

Tim tech punya Jira dan Linear. Sisanya, ops lead dan HR manager dan account manager yang menahan perusahaan, berjalan di WhatsApp dan Excel. SME kehilangan pandangan atas program panjang di spreadsheet. Tak ada jembatan antara dua dunia itu, maka keputusan terus mati di celahnya.

Alyn mengembalikan struktur tanpa mengambil chat-nya. Satu Space menampung percakapan, tugas, dan dokumen untuk satu pekerjaan, karena dalam kerja nyata ketiganya bukan tiga hal. Chat menjadi tugas. Tugas menempel ke dokumen. Laporan pimpinan menulis sendiri. Semuanya di ponsel, lewat 4G, dalam Bahasa Indonesia.

Lembar fakta

Klien
harsa (in-house)
Tahun
2026
Cakupan
Produk, desain, engineering
Model
SaaS B2B · chat, tugas, dokumen dalam satu Space
Harga
Per organisasi · Rp100 ribu untuk 10 anggota
Status
Dalam pengembangan · dipakai harsa duluan

Satu Space, satu layar

Tampilan Space dirancang mengelilingi loop PM: buka, scroll chat cari konteks, lirik update tugas, balas atau assign, kembali ke chat, dua puluh sampai tiga puluh kali sehari. Chat dan pratinjau tugas berbagi satu viewport, dengan kartu tugas duduk inline di feed. Ringkas sebagai default (judul, badge status, avatar), mengembang saat diketuk.

Navigasi sengaja familiar. Tab bawah (Beranda, Obrolan, Tugas, Profil), gesture swipe, target sentuh 48px. Dua tab dulu, lima setelah Space melewati lima tugas. Desktop mendapat tiga panel (daftar Space, chat, detail tugas), tapi tak ada yang hanya ada di desktop.

Tata letak
Feed inline chat-first
Nav
Beranda · Obrolan · Tugas · Profil
Kartu
Ringkas, mengembang diketuk
Reveal
2 tab, lalu 5 setelah 5 tugas

Client A — Rebranding

Project

PM

Client minta revisi logo diperbesar ya, deadline Jumat

09.12

Revisi logo: ukuran diperbesar

DDesigner Jumat

Designer

Siap, upload 3 opsi sore ini

09.20

Riset kompetitor

DDesigner Selesai
Ketik pesan…
BerandaObrolanTugasProfil
Gambar 01 · Rekreasi · Tampilan Space: feed chat dengan kartu tugas inline, navigasi bawah.

Client A — Rebranding

Project

PM

Client minta revisi logo diperbesar ya, deadline Jumat

09.12

Salin

Buat Tugas

Balas

Revisi logo: ukuran diperbesar

DDesigner Jumat

Tugas dibuat Batalkan (5 dtk)

Ketik pesan…
BerandaObrolanTugasProfil
Gambar 02 · Rekreasi · Tekan lama bubble, konfirmasi dua field, kartu mendarat inline.

Pesan chat tidak seharusnya butuh rapat

Fitur jagoan meluncur lewat dua jalur. Jalur A meniru tombol attach WhatsApp: ketuk plus, pilih Tugas dari bottom sheet, konfirmasi modal dua field (judul terisi dari konteks, assignee, deadline opsional). Lima ketuk, di bawah sepuluh detik. Jalur B jurus power user: tekan lama bubble mana pun, ketuk Buat Tugas, selesai dalam dua. Jalur ketiga, forward WhatsApp ke bot Alyn, menunggu fase lanjutan sebagai pembuka adopsi.

Tiga aturan menjaganya jujur. Modal tak pernah minta lebih dari dua field wajib. Kartu hasil muncul inline di chat seketika, tertaut ke pesan sumber, dengan assignee ternotifikasi di bawah satu detik. Dan tak ada yang terarsip diam-diam: pratinjau judul minta konfirmasi dulu, karena tebakan salah lebih mahal daripada ketukan yang hemat.

Jalur A
Menu +, 5 ketuk, <10 dtk
Jalur B
Tekan lama, 2 ketuk, <5 dtk
Modal
2 field wajib + konfirmasi
Target
60% tugas dari chat, bulan 2

Klien melihat kemajuan, bukan alasan

Klien tak pernah install apa pun. Tautan undangan membuka Space di browser dalam tiga detik: milestone berprogres, tugas berthread, kotak komentar yang cara kerjanya seperti Google Docs yang sudah mereka kenal. Cukup nama tampilan, tanpa daftar, token sekali pakai dengan default 14 hari dan plafon 90 hari.

Kepercayaan berjalan dua arah. Tamu membaca semua tapi mengubah tidak bisa, dengan badge Internal menandai obrolan tim sendiri. Komentar dibatasi laju (lima per menit per tautan, dua puluh per jam per IP), pencabutan sekali ketuk dengan komentar lama tetap teratribusi, dan kerja molor ditandai ke PM sebelum klien melihatnya. Approval tiga klik, nol thread email.

Akses
Tautan, <3 dtk, tanpa daftar
Kuasa
Baca semua, komentar saja
Kedaluwarsa
14 hari default, 90 maks
Aman
Batas laju + cabut sekali ketuk

Campaign Lebaran 2027

Diundang sebagai tamu · tanpa daftar

3 dari 5 milestone selesai

Riset pasar
Konsep kreatif
Design mockup
Copywriting
Delivery
Tambah opsi warna hijau…

Komentar sebagai tamu · tampil langsung

Gambar 03 · Rekreasi · Landing tamu: milestone, thread, kotak komentar, tanpa akun.

Laporan Pimpinan

Client A — Rebranding · November 2026

18/22

Tugas selesai

3

Molor

2/4

Milestone

Molor perlu perhatian

Copywriting · 5 hari

Approval owner · 2 hari

Export PDF WA
Gambar 04 · Rekreasi · Laporan deterministik: angka, daftar molor, ekspor, bagikan.

Laporan Pimpinan dalam satu ketukan

Sang owner dulu habiskan tiga sampai lima jam sebulan merakit laporan dari scroll chat dan spreadsheet, lalu mendengar datanya bulan lalu. Tombol Laporan membuat tabel aturan tetap sebagai gantinya: tugas selesai, tugas molor bernama, status milestone. Angka, bukan narasi. Tanpa skor, tanpa cerita yang datanya tak sanggup.

Data kosong dan tipis mendapat state eksplisit, bukan fiksi percaya diri. Pembuatan tampilkan skeleton dua sampai tiga detik, PDF terunduh dan terpratinjau, dan lembar berbagi bawaan ponsel meneruskannya lurus ke WhatsApp. Pertama kali owner mencoba, klien membalas sepuluh menit: jelas dan profesional.

Isi
Hanya angka + daftar molor
Metode
Deterministik, tanpa narasi
Bagikan
Unduh PDF + teruskan WA
Kosong
State eksplisit, bukan fiksi

Macet ketahuan duluan

Dashboard org dibuka dengan red flag, tanpa scroll: tugas molor, Space stagnan, anggota perlu ditinjau. Tiga puluh detik pagi owner menggantikan ekskavasi tiga jam bulanan. Filter lintas Space mengiris per klien, dan tiap tugas membuka thread-nya sekali ketuk agar follow up mendarat di tempat kerja hidup.

Operasional tetap murah. Menonaktifkan anggota dan memindahkan delapan tugas butuh dua menit dengan jejak audit penuh. Timer trial, undangan menunggu lebih dari tujuh hari, dan pelacakan respons duduk di layar yang sama. Konsol berasumsi satu owner sibuk, bukan tim data.

Biro Kreatif

5 Space aktif · 18 anggota · minggu ini

4 hal perlu perhatian

47

Selesai

12

Molor

30 dtk

Cek pagi

Client C — 3 tugas molor 7 hari
Undangan menunggu 8 hari

1 anggota nonaktif · 8 tugas pindah ke PM · 2 menit

Laporan terkirim · klien balas 10 menit

Gambar 05 · Rekreasi · Dashboard owner: red flag dulu, sisanya sekali ketuk.
Pertama
Red flag, tanpa scroll
Filter
Lintas Space, per klien
Reassign
8 tugas, 2 menit, teraudit
SLA balas
Terlacak, target internal 2 jam

Tumbuh bersamamu

Satu data model melayani dua orang dan seribu orang. Space tasklist dan Space program adalah objek yang sama; hanya view yang berubah, maka tak ada yang migrasi dan tak ada yang belajar ulang. Kemampuan baru datang sebagai tawaran, bukan kewajiban: melewati lima belas tugas, seminggu umur, dan tiga anggota, Alyn menyarankan upgrade Project dan menerima tidak sebagai jawaban penuh.

Susuri tiga bentuknya. Space sama, tugas sama, lensa melebar.

01 / 03

Tasklist

Default. Tugas datar tiga status (todo, in progress, done) untuk dua orang yang butuh ingatan bersama. Nol metodologi, tersedia sejak detik Space ada.

  • Pemicu upgrade: 15+ tugas, 7+ hari aktif, 3+ anggota, ditawarkan sekali, boleh tolak selamanya.
  • Objek sama di tiap level. View berubah, data tak pernah migrasi.
  • Tak ada yang menganggap bertahan di tasklist sebagai kegagalan.

Empat minggu di dalam produk

Empat persona, diikuti melewati produk, dengan kata-kata mereka.

PM

Agency digital · 5 proyek klien

Skeptis pada tool satu lagi, diyakinkan trial sebulan. Template memutar proyek rebranding di bawah dua menit dengan milestone siap. Minggu kedua, klien merevisi via WhatsApp karena kebiasaan. PM meneruskannya ke Space dan mendarat sebagai tugas di list desainer. Akhir bulan, sekali ketuk membangun laporan: 18 dari 22 beres, 3 molor.

Desainer

Remote · 3 proyek, 2 PM

Mulai tersesat di delapan grup dan password Trello yang lupa. Di tiga Space bersama kabut terangkat: satu list urut deadline, logo jatuh tempo hari ini. Desainer kerja, unggah, tandai selesai, dan para PM tahu tanpa satu chat status. Deadline butuh sehari; komentar dan mention mendapat approval. Tanpa rapat. Tally minggu: 12 dari 15.

Klien

Brand FMCG · pertama kali masuk

Dua jam di-read, sebaris balasan: masih proses. Lalu tautan undangan, tanpa daftar, dan tiba-tiba lima milestone dengan tiga selesai. Klien mengomentari opsi hijau di thread mockup, approve tiga klik, menyaksikan sistem flag molor bekerja sebelum membutuhkannya.

Owner

Agency · 25 orang

Tiga puluh detik menggantikan tiga jam: lima Space, delapan belas anggota, selesai dan molor minggu ini. Satu klien macet tujuh hari; owner melihat sebelum klien complain. Ketuk laporan, PDF via WhatsApp, balasan sepuluh menit. Saat rekan tim resign, delapan tugas pindah ke PM dua menit pas.

Keputusan, tercatat

Delapan keputusan yang membentuk semuanya di atas.

D.01

Satu data model, bukan tiga modul

Slack, Notion, dan Lark menyambung chat ke tugas di lapisan UI karena skemanya tumbuh terpisah. Alyn mulai dari satu entitas Space memegang pesan, tugas, dan dokumen dengan tautan langsung di antaranya. Tugas ingat pesan sumbernya; dokumen menunjuk ke tugas. Kompetitor tak bisa mengikuti tanpa rewrite penuh. Itu bagian yang susah ditiru. Tervalidasi terhadap 50 ribu pesan plus 500 tugas per Space tanpa degradasi query.

D.02

Tambah kuat saat diminta

Tiap tool menyuruh user memilih metodologi di hari pertama: kanban, scrum, waterfall. Alyn mengirim tasklist dengan fitur penuh sejak detik pertama dan menawarkan Project, lalu Program, hanya saat Space pantas. Jika di bawah 20% konversi di bulan tiga, ambang pemicu yang dievaluasi, bukan user-nya.

D.03

Harga per organisasi

Rp100 ribu sebulan mencakup sepuluh anggota dengan semua fitur dan Space tanpa batas, lalu Rp300 ribu untuk tiga puluh dan Rp750 ribu untuk seratus. Tanpa meter per-seat berjalan selagi tim tumbuh. Asumsi kemauan dibawa ke sepuluh agensi beta untuk validasi. Trial kedaluwarsa mengunci undangan dan Space baru saja; sunting dan lihat jalan terus, dan downgrade mempratinjau kerugiannya tanpa data loss.

D.04

Indonesia dulu, bukan terjemahan

UI ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan register formal dan informal, bukan dilokalkan belakangan: template Ramadan dan THR, workflow 17 Agustus, tanggal DD/MM/YYYY, format Rupiah, WIB di mana-mana, dan tiap pesan error berbahasa Indonesia tanpa kode HTTP. Tool global mengecualikan tim non-tech lewat bahasa; Alyn mulai di tempat mereka hidup.

D.05

Ponsel dulu, jujur soal sinyal

Tiga perempat trafik Indonesia adalah mobile, maka aplikasi memuat di bawah tiga detik di 4G, bahkan di Android murah. Update mengalir seketika lewat satu koneksi; teknologi realtime mewah menunggu sampai volume menghasilkannya. Putus dapat banner tenang dalam setengah detik, draft selamat di perangkat, dan centangnya bicara WhatsApp: abu-abu pending, hijau terkirim.

D.06

Uang mengalir hari pertama, dengan tangan bila perlu

Menunggu payment gateway akan menghambat semua pembelajaran revenue, maka lantai luncur adalah transfer manual plus aktivasi tim admin kami dalam satu hari kerja, dengan receipt bercatatan pajak eksplisit sampai payment gateway mengeraskan jalur di fase lanjutan. Lima org berbayar tiga bulan adalah target yang lantainya ada untuk dicapai.

D.07

Laporan bilang angka, bukan cerita

Laporan pimpinan adalah tabel aturan tetap: selesai, molor, milestone. Tanpa skor, tanpa narasi generate, state kosong eksplisit. Ringkasan AI butuh densitas data yang produk belum punya, maka ia menunggu fase lanjutan. Dan metrik pengaman menjaga fiturnya: jika bukaan laporan naik sementara adopsi tugas datar, optimasi laporan berhenti.

D.08

Non-goal, tertulis

Sync Jira, login perusahaan, jalan di server sendiri, aplikasi native, mirroring WhatsApp, dan ringkasan AI semuanya eksplisit di luar scope luncur, masing-masing dengan alasan dan fasenya. Lantai luncur menamai delapan kapabilitas yang wajib terkirim semua, dengan daftar potong pra-setuju berurutan (laporan menyusut ke ekspor spreadsheet dulu) jika jam empat bulan meleset. Daftar tidak tertulis itu yang membuat ya bisa terkirim tepat waktu.

Dibangun, dipakai sendiri dulu

Status

Alyn menjalankan kerja harsa sebelum menjalankan kerja siapa pun. Jika ada layar mengganggu pada hari Selasa, ia diperbaiki sebelum pelanggan mana pun merasakannya. Bar tiga bulan konkret: lima org berbayar dengan lebih dari separuhnya orang asing. Trial wajib konversi di atas dua persen, dan yang berhenti di bawah sepuluh persen.

Lalu fase lanjutan mengisi celah yang disiapkan: papan kanban, drag-select jadi tugas, approval inline, UI program tracking. Taruhan enterprise menunggu lebih jauh: sync Jira, login perusahaan, ringkasan AI. Tiap fase punya outcome terukurnya tertulis duluan, disiplin sama yang menjaga daftar luncur tetap pendek dan terkirim.

Alyn adalah argumen terbaik untuk cara kami bekerja, karena klien pertama kami adalah kami sendiri. Punya produk yang butuh perawatan seperti ini? Mulai percakapan.

Kembali ke semua karya